GUNUNG SUGIH (Lampost.co) -- Tersangka pencuri sapi nyaris dihakimi massa. Beruntung Anggota Polsek Bangunrejo yang tengah berpatroli segera mengambil tindakan dengan mengamankannya, Jumat (8/2) malam, saat melintasi perbatasan Kampung Mekar Jaya Kecamatan Bangunrejo dan Kampung Bumi Jaya Kecamatan Anak Tuha.

Diketahui, tersangka pencuri sapi bernama Tariyana (43), warga Kampung Mekar Jaya, Bangunrejo Lampung Tengah. Tariyana diduga telah mencuri sapi di dua tempat berbeda, yang masih termasuk wilayah hukum Polsek Gunungsugih. Sebab itu, anggota Polsek Bangunrejo segera menyerahkan tersangka ke Polsek Gunungsugih.



Kapolsek Gunungsugih Iptu Yuswanto, Sabtu (9/2/2019), mengatakan berdasarkan LP/43-B/II/2019/Polda Lpg/ Res Lamteng/ Sek Gunsu, Tariyana diduga telah mencuri sapi milik Agus Priyanto, warga Dusun VI Kampung Mekar Jaya Kecamatan Bangun Rejo. Pencurian yang dilakukan pada Jumat (8/2) pagi di areal kebun sawit PTPN VII Bekri itu dilakukan dengan cara memotong tali/tambang pengikat leher sapi. 

Selain itu, Tariyana  juga diduga telah mencuri sapi milik Damara Suhono, warga Dusun VIII Kampung Mekar Jaya, Bangun Rejo, pada Jum'at (25/01) sore. Hal ini berdasarkan LP/44-B/II/2019/Polda Lpg/ Res Lamteng/ Sek Gunsu.

"Sementara ini tersangka terkait dengan dua laporan pencurian ternak sapi. TKP pencurian di wilayah hukum kami. Karena itu diserahkan kepada kami," kata Kapolsek.

Penangkapan terhadap tersangka berawal dari kecurigaan warga dengan adanya dua ekor sapi betina jenis sapi bali di rumahnya. Patroli Polsek Bangunrejo yang mendengar segera ke lokasi dan mengamankan Tariyana setelah sebelumnya menghubungi pemilik sapi yang hilang.

Kini tersangka dan barang bukti berupa tambang sapi diamankan di Mapolsek Gunungsugih untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tersangka bakal dijerat dengan pasal 363 KUHP yang ancamannya sampai 7 tahun penjara.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR