BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Aksi percobaan pencurian kendaraan bermotor dengan menodongkan senjata api (senpi) di kota Bandar Lampung kian marak.

Setidaknya dalam beberapa waktu terakhir, dua kejadian pelaku curanmor yang tertangkap kamera cctv menodongkan senjata api ke korbannya.



Pada 29 Agustus lalu, tejadi aksi percobaan pencurian kendaraan bermotor terjadi di halaman parkir ruko Jalan Ryacudu, jalur dua Korpri, sekitar pukul 11.00.

Terlihat dua pelaku hendak mencuri sepeda motor yang terparkir, di toko alat tulis kantor tersebut.  Dari rekaman cctv pelaku menodongkan senjata api ke salah satu warga, dan berusaha kabur.

Baru-baru ini hal serupa terjadi, aksi percobaan pencurian kendaraan bermotor terjadi di depan PT Batavia Prosperindo, Jalan Pangeran Antasari, Tanjungkarang Timur, Sabtu, 29 September 2018) sekitar pukul 14.16.

Dua pelaku menggunakan sepeda motor matic merah list putih, hendak mencuri sepeda motor yang terparkir. Kedua pelaku, menggunakan kemeja biru muda dan helm biru, dan pelaku lainnya menggunakan jaket hitam dan helm merah. Ketika hendak mencuri, pelaku dipergok dan berusaha mengacungkan senjata api. Aksi para pelaku pun terekam cctv, dan viral di sosial media.

Saksi sekaligus korban yakni MMD (29), mengatakan, saat itu dirinya sedang piket di tempatnya bekerja, lantas terlihat cctv, ada dua orang mencurigakan. "Pas saya samperin, ternyata mau ngambil motor, saya terakin maling," katanya. 

Kemudian, pelaku menodongkan pistol ke korban dan sempat mengucapkan kata hendak menembak dan korban sempat ketakutan.
"Dua-duanya pake masker, jadi mukanya saya enggak ciren," katanya.

Kanit Reskrim Polsek Tanjungkarang Timur Apitu Aan Suhendar, mengatakan telah mengetauhi peristiwa tersebut, dan sudah mengambil keterangan saksi.
"Itu percobaan pencurian, dan itu salah satu pegawai kantor tersebut dari balik kaca yang memergoki, tapi dia tidak melapor, masih takut dia," ujarnya.

Tetapi, kendati tak melapor Pihak Polsek sudah melakukan penyelidikan dan mengejar para pelaku. Pihaknya berkoordinasi dengan Polresta Bandar Lampung, dan Subdit IIi Jatanras untuk mendeteksi keberadaan dan jaringan pelaku.

"Kita Koordinasi dengan Polda dan polres, pelajari modus dan ciri-ciri pelaku, serta ambil rekaman cctv, masih kita cari dugaan apa dia ini pelaku dari luar, atau Lampung Timur, atau pelaku Bandar Lampung," katanya.

Dengan adanya peristiwa tersebut Kapolresta Bandar Lampung Kombespol Murbani Budi Pitono, memerintahkan pihaknya melakukan pengejaran, dan meningkatkan kembali patroli strong point, dan hunting Reskrim, untuk pencegahan.

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR