BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim berbagi suka duka semasa sekolahnya di depan ribuan pelajar SMA/SMK Negeri dan Swasta dalam acara Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Peserta Didik Baru SMA/SMK Negeri dan Swasta tahun pelajaran 2019/2020 dengan semangat "Generasi Cerdas dan Bermoral Adalah Modal Utama Menuju Lampung Berjaya" di GSG Univeritas Lampung, Senin (15/7/2019).

Perempuan kelahiran Karang Anom, Waway Karya, Lampung Timur, 12 Juli 1982 putri pertama dari tiga bersaudara pasangan Bapak Kyai Hi. Abdul Halim dan Ibu Kholisoh. Semasa hidupnya Nunik bersekolah di SDN 2 Sumberrejo (1995), SLTPN 3 Jabung (1998), SMUN I Mayong Jepara, Jawa Tengah (2001). Kemudian kuliah di Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Wali Songo (2005), S-2 di Ilmu Politik Universitas Nasional (2011), serta S-2 di Universitas Indonesia (UI), S-3 di University Malaya, Kuala Lumpur



"Saya mungkin salah satu generasi yang kurang beruntung. Namun dengan itu saya menjadi pribadi tangguh," katanya dalam sambutannya.

Ia menceritakan setelah dirinya lulus SD, Nunik hampir tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMP Negeri karena di kampungnya tidak ada sekolah. Bila mendaftar SMP maka jauh dari tempat tinggalnya dengan jarak tempuh kurang lebih 5 km dengan memakan waktu 3-4 jam dengan berjalan kaki. Kemudian ketika lulus SMP, di kampungnya tidak ada SMA maka harus mendaftar di luar daerah.

"Saya masuk pesantren. Bangun subuh, baca al quran, ikut piket, antri mandi, sarapan pagi makan nasi putih dan bakwan goreng terus sekolah. Pulang seklolah lanjut ngaji sampe jam 10 malem, trus pulang belajar lagi. Begitu terus rutinitasnya," kata Mantan Bupati Lampung Timur ini.

Ia berpesan kepada teman-teman untuk terus semangat melaksanakan proses belajar dngan giat. Ikuti semua prosesnya karena hasil tidak akan menghinati proses. Kemudian ia mendoakan agar pelajar Lampung sukses lahir dan batin menjadikan Lampung Berjaya.

"Cerita tersebut memacu saya mencapai cita-cita dengan berjuang keras. Belajar dengan maksimal dan berdoa," katanya.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR