KALIANDA (Lampost.co) -- Harga cabai terus merangkak naik di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Lampung Selatan sejak akhir Februari 2018 lalu.

Menurut sejumlah pedagang sayur mayur di pasar tradisional Desa Pematangpasir, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan pada Februari lalu harga cabai merah kriting naik dari harga Rp22 ribu menjadi Rp28 ribu per kilo. Saat ini harga eceran sudah mencapai Rp 45 ribu per kilo. Selain cabai merah keriting, harga cabai rawit pun saat ini menembus Rp50 ribu per kilo dari sebelumnya Rp35 ribu per kilo.



"Sejak awal Maret 2018 harga cabai dari Rp30 ribu terus naik menjadi Rp40 ribu per kilo. Bahkan saat ini harga eceran mencapai Rp45 ribu per kilo," kata Karwiyem (55), salah satu pedagang bumbu dapur di Pasar Desa Pematangpasir, Kecamatan Ketapang kepada Lampost.co, Selasa (13/3/2018).

Menurut dia, meningkatnya harga cabai lantaran petani lokal mengalami gagal panen akibat curah hujan tinggi. Selain faktor cuaca, minimnya pasokan dari daerah lain membuat harga cabai terus naik. "Harga cabai dipastikan akan terus naik sepanjang musim hujan ini," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR