KALIANDA (Lampost.co)--Ratusan hektare sawah tadah hujan di pesisir timur, Kabupaten Lampung Selatan masih kekeringan hingga pertengahan Januari 2019. Padahal, petani di sepanjang Jalan Lintas Pantai Timur, Kecamatan Ketapang, dan Bakauheni itu telah menyemai bibit padi sejak Desember 2018.

“Terpaksa kami biarkan bibit padi sampai menguning tua karena sampai saat ini sawah masih kering walau sebagian daerah sudah kebanjiran,” kata Sarto (45), petani padi di Jalinpantim Lebungbuaya, Desa Bangunrejo, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, Minggu (20/1/1019).



Hal senada diungkapkan petani padi di Desa Pematangpasir, Kecamatan Ketapang. Mereka membiarkan areal persawahan mangkrak, sementara bibit padi setinggi 40-an cm terlihat menguning dan kering. ”Lahan belum kami garap karena masih kering. Ya, jadi mau bagaimana lagi, bibit padi yang sudah kami semai sejak Desember lalu pun kami biarkan mati,” ujar Ari.

Ia memastikan petani di sepanjang Jalinpantim bakal gagal tanam tanam lagi, lantaran sampai saat ini hujan tidak kunjung datang. “Ini sudah yang kedua kalinya kami gagal tanam, karena minimnya curah hujan sampai saat ini,” tandasnya.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR