SUKADANA (Lampost.co) -- Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (PTPH) Kabupaten Lamtim mengimbau petani, agar mewaspadai serangan hama wereng batang coklat (nilaparvata lugens stal).

Pasalnya kondisi cuaca yang kerap tidak stabil dan  lembab saat ini biasanya sangat mendukung muncul dan berkembangnya hama yang tergolong sangat berbahaya tersebut.



Kasi  Perlindungan Tanaman pada Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (PTPH) Lamtim, Hadi Makrum, Rabu (4/7/2018) kepada Lampost.co menjelaskan, saat ini meski sudah memasuki musim kemarau, namun hujan masih sering turun bahkan terkadang dengan intensitas yang cukup tinggi. Kondisi cuaca yang kerap tak stabil dan lembab tersebut biasanya  menjadi rentan dan sangat mendukung  dengan muncul dan berkembangnya hama bagi tanaman padi, salah satunya adalah hama wereng batang coklat (WBC).

Hama WBC tersebut, lanjut Hadi, merupakan salah satu hama yang tergolong sangat berbahaya bagi tanaman padi.  Sebab hama bisa muncul dimana saja dan kapan saja, kemudian intensitas serangan hama WBC tersebut juga cukup cepat meluas hingga menyebabkan tanaman padi puso.

Mengingat berbahayanya serangan hama ini, kata Hadi,  maka pihaknya mengimbau petani di Lamtim yang saat ini rata-rata baru memulai tanam padi agar dapat mewaspadai serangan hama WBC tersebut. Sebab jika tidak demikian dikhawatirkan hama ini tiba-tiba muncul menyerang tanaman padi petani.

Adapun langkah yang harus ditempuh guna mewaspadai serangan hama tersebut, para petani diminta rajin mengamati lahan sawah dan tanaman padi mereka. Dengan pengamatan lahan dan tanaman secara efektif ini setidaknya dapat meminimalisir serangan atau bahkan membasmi hama tersebut.

Kemudian jika terlihat hama wereng  sudah mulai muncul maka petani diminta untuk segera berkoordinasi dengan petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) terdekat.

Hadi mengatakan untuk membantu petani dalam mengantisipasi kemungkinan munculnya serangan hama dimaksud, Dinas PTPH Lamtim sudah menerjunkan para PPL dan sejumlah petugas POPT ke lapangan. Petugas POPT tersebut diterjunkan bukan hanya untuk melakukan pemantauan saja, tetapi juga ditugaskan turun langsung membantu petani melakukan pembrantasan jika hama itu muncul menyerang tanaman padi petani.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR