KALIANDA (Lampost.co) -- Cuaca buruk yang saat ini sedang terjadi membuat para nelayan terpaksa berhenti melaut. Namun sejumlah nelayan di pesisir timur Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan merasa terbantu dengan adanya pekerjaan pembangunan jalan rigit beton di desa setempat.

“Alhamdillilah saya masih bisa menafkahi keluarga sehari-hari di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu ini,” kata salah seorang nelayan di pesisir timur Ketapang, Mukmin (41) kepada Lampost.co, Rabu (12/9/2018).



Setelah hampir sepekan tidak melaut, kata dia, ada rekannya yang mengajak bekerja sebagai buruh pada pembangunan jalan cor beton yang ada di desanya.

“Dengan adanya pekerjaan ini kami sebagai nelayan tidak lagi tergantung dari hasil melaut, terlebih saat cuaca ekstrem seperti saat ini,” katanya.

Dihubungi terpisah, Hendar selaku pelaksana pekerjaan jalan rigit beton Desa Ketapang mengatakan sebanyak 14 orang nelayan bekerja pada pembangunan rigit beton di desanya.  Pekerjaan riggit beton sepanjang 600 meter dengan lebar 3,25 meter dan tebal 15 cm itu berasal dari Dana Desa tahun 2018 tahap II.

“Sistem kerja dua shif. Siang 7 orang dan malam hari 4 orang. Semua pekerja berasal dari Desa Ketapang, karena kami menerapkan program padat karya,“ ungkap Hendar singkat.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR