BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Tim sepak bola Pra-Pekan Olahraga (PON) Lampung akan berhadapan dengan Persatuan Sepak Bola Indonesia Jakarta (Persija) dalam bertajuk Charity Game di Stadion Sumpah Pemuda, Way Halim, Minggu (13/1/2019). Meskipun hanya laga amal, pertandingan yang ditujukan untuk membantu korban tsunami Selat Sunda itu akan dijadikan persiapan serius bagi kedua kubu menjelang memasuki kompetisi sesungguhnya.

Asisten Pelatih Persija Mustaqim menjelaskan kesedihan Lampung menjadi kesedihan Indonesia. Saat datangnya undangan laga amal, membuat Persija tidak dapat menolaknya dan ingin mencoba berbuat dan membantu kesedihan ribuan korban bencana. Kendati hanya sebagai laga amal, pertandingan tersebut akan dianggap serius untuk persiapan untuk kompetisi sesungguhnya.



"Makanya kami menurunkan pemain inti yang membawa tim Persija juara," katanya.

Ia mengatakan ada 29 pemain dari 44 orang dalam rombongan. Walaupun ada beberapa pemain yang tidak ikut, tetapi permainan khas Persija akan tetap dapat dilihat dan kami bermain dengan serius. "Tentu, tempo permainan tidak secepat pada kompetisi, karena kami menjaga pemain agar tidak ada cedera," kata Mustaqim.

Sebab, kata dia, tim yang dilatihnya itu tengah dalam persiapan Piala Indonesia yang dimulai pada 23 Januari 2019. "Strategi khusus tidak ada, karena kami baru kumpul berlatih dalam lima hari. Tapi, kerangka tim sudah ada. Makanya saya akan menurunkan pemain inti dan yang jelas kami akan tampil menyerang," ujarnya.

Senada, Kapten Pra-PON Lampung Robi Haza mengatakan pertandingan tersebut akan menjadi pelajaran berharga bagi persiapan rekan-rekan setimnya untuk menghadapi kompetisi PON. "Untuk itu. kami akan bermain dengan serius," ujar dia.

Sementara itu, pelatih Pra-PON Lampung, Dino, mengatakan laga melawan Persija tidak akan bisa dirasakan setiap saat bagi tim Lampung. "Pertandingan ini harus bisa dimanfaatkan untuk belajar banyak dari permainan Persija," kata dia.

loading...

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR