KALIANDA (Lampost.co)--Guna mengantisipasi meluasnya serangan hama wereng, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian (P3) Kecamatan Palas, Lampung Selatan, akan melakuan pengendalian hama wereng secara serentak, besok (14/6/2019).
 
Kepala UPTD P3 Kecamatan Palas, Agus Santosa, saat dihubungi Lampost.co melalui sambungan telpon, Kamis (13/6/2019), mengatakan pengendalian masal dengan penyemprotan insektisida ini guna mengantisipasi potensi meluasnya serangan hama wereng pada tanaman padi di wilayah Kecamatan Palas.

"Pengendalian hama wereng dengan penyemprotan masal ini untuk menidaklanjuti hasil pemantauan yang dilakukan oleh pihak Dinas Pertanian Lamsel, pada Senin (10/6). Rencananya akan dilaksanakan pada besok (14/6/2019)," kata dia. 



Agus mengaku dalam satu pekan kemarin terdapat 3,75 hektare tanaman padi siap penen terserang hama wereng yang tersebar di Desa Bandanhurip, Palasjaya dan Pulautengah. Untuk menghidari potensi kerusakan yang lebih besar, pengendalian secara serentak ini akan difokuskan pada tanaman padi yang berumur 60–70 hari setelah tanam (HST). 
"Penyemprotan masal ini akan dilakukan di Desa Bandanhurip. Sebab, disana masih terdapat 250 hektare tanaman padi yang masih berusia 60-70 hari. Sementara itu, untuk desa yang lain masih menunggu hasil pengamatan yang dilakukan PPL, apakah perlu dilakukan penyeprotan atau tidak,” terangnya.
Agus menambahkan penyemprotan hama wereng itu menggunakan pestisida berbahan aktif buthyl phenyl methyl carbamate (BPMC) dan Dimohipo. Pengendalian hama wereng ini juga harus dilakukan dengan tepat waktu, tepat cara, tepat obat dan tepat dosis.
"Harapan ini kami dengan adanya pengendalian dengan penyemprotan masal, dengan tepat waktu, tepat cara, tepat obat dan tepat dosisi ini, potensi meluasnya serangan wereng bisa dikendalikan sehingga tidak menyebabkan kerugian yang dialami petani," katanya. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR