SUKADANA (Lampost.co) --  Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Lampung Timur distribusikan 1500 vaksin anti rabies  ke sejumlah kecamatan. Distribusi vaksin anti rabies itu dilakukan dalam rangka persiapan pelaksanaan vaksinasi serentak hewan penular rabies (HPR), pada September hingga Oktober 2019.

 



Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Lamtim, KMS Thohir Hanafi, Rabu, 11 September 2019 menjelaskan, penyakit rabies  merupakan salah satu jenis penyakit yang tergolong sangat berbahaya. Karena disamping bisa menular kepada manusia melalui cakaran atau gigitan HPR pengidap rabies, penyakit tersebut juga sangat mematikan bila lengah dalam penanganannya.

 

Populasi HPR  di Lamtim merpakan yang  tinggi di Provinsi Lampung . Dimana tercatat sebagai daerah merah serangan penyakit rabies. Setiap tahun penyakit rabies  selalu  muncul bahkan menular kepada manusia.

 

Oleh sebab itulah maka kata Hanafi, vaksinasi anti  rabies terhadap HPR  disejumlah kecamatan  kerap dilaksanakan. Begitu pula dengan vaksinasi anti rabies terhadap HPR serentak  yang merupakan program rutin pemerintah pada September dan Oktober setiap tahunnya.

 

Untuk  pelaksanaan vaksinasi anti rabies terhadap HPR scera serentak itu sendiri kata Hanafi, pihak Pemkab melalui Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Lamtim siapkan 1500 dosis vaksin anti rabies terdiri dari, bantuan Pemprov Lampung sebanyak 1000 dosis dan pengadaan melalui APBD Kabupaten Lamtim sebanyak 500 dosis.

 

Untuk mempersiapkan pelaksanaan vaksinasi anti rabies serentak tersebut, sebagian besar vaksin anti rabies sudah didistribusikan ke kecamatan-kecamatan prioritas dengan  jumlah HPR cukup banyak.

 

Adapun sejumlah kecamatan prioritas  yang sudah mendapatkan distribusi vaksin anti rabies tersebut adalah kecamatan Raman Utara sebanyak 250 dosis, Sekampung (100), Margatiga (200), Batanghari (100), Metro Kibang (100), Labuhan Ratu (100) dan Jabung (100).

“Jadi sampai hari ini, sudah 950 dosis vaksin anti rabies yang didistribusikan ke sejumlah kecamatan prioritas dan  550 dosis lagi sisanya akan kami distribusikak ke kecamatan pada Kamis, 12 September 2019,” kata Hanafi.

 

Ditambahkan juga oleh Hanafi, mengingat berbahayanya penyakit rabies dan pentingnya dilakukan vaksinasi anti rabies terhadap HPR tersebut, maka dia mengharapkan dukungan dan partisipasi penuh masyarakat Lamtim terutama pemilik HPR pada pelaksanaan vaksinasi anti rabies serentak pada September dan Oktober 2019 ini.

 

“Kami sangat mengharapkan sekali dukungan dan partisipasi masyarakat terutama para pemilik HPR dalam pelaksanaan vaksinansi anti rabies ini. Sebab dengan adanya vaksinasi tersebut diharapakan munculnya serangan penyakit rabies bisa diantisipasi atau bahkan tidak ada samasekali,” tambah Hanafi.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR