BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Penyakit hepatitis adalah peradangan hati yang disebabkan oleh virus hepatitis, yang disebabkan oleh berbagai faktor serta memiliki karakteristik yang berbeda -beda, maka gejala dan pengobatannya juga beragam. Penyakit hepatitis juga termasuk salah satu penyakit dengan ancaman

Berdasaka data dari Kementerian Kesehatan RI Tahun 2014, 10 dari 100 orang di Indonesia terserang penyakit hepatitis B dan C. Sehingga penyakit ini menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat di Indonesia .



Dokter spesialis penyakit dalam di RSDAM Yusuf Aulia Rahman memaparkan bahwa hepatitis atau peradangan di hati disebabkan oleh berbagai faktor, seiring berkembangnya mutasi gen,   hepatitis saat  ini sudah  mulai  ada dari hepatitis A-F.

Salah satu faktor penyebab hepatitis paling umum diantaranya disebabkan oleh virus, alkohol,  trauma, infeksi maupun herpes, dan semua tampilan hepatitis memiliki warna yang sama yakni  bilirubin berwarna kuning disebabkan karena terjadi peradangan di hati. "Bilirubin di produksi di dalam darah yang seharusnya dikeluarkan lewat BAB dan BAK, karena ada peradangan sehingga tidak bisa mewarnai," kata Yusuf

Untuk hepatitis A ditularkan melalui makanan atau air yang terkontaminasi. Daya tahan tubuh akan menghilangkan virus ini dengan sendirinya setelah beberapa waktu,  biasanya virus ini seranganya bersifat insidental seperti serangan wabah, serta dapat dilakukan pencegahan dengan cara vaksinasi hepatitis A.

"Hepatitis A bisa menyerang siapa saja, dari anak-sampai dewasa biasanya gejalanya panas dingin, keram perut bagian atas yang disebabkan karena kotoran atau makanan yang tercemar," papar Yusuf.

Sedangkan hepatitis kronik B dan C biasanya tidak bergejala dan bersifat pelan hingga puluhan tahun. Sehingga begitu diketahui sudah dalam kondisi lanjut. Semua virus hepatitis berbeda,  aka tetapi memiliki persamaan dalam mempengaruhi fungsi hati.

"Gejalanya pelan tidak kelihatan, puluhan tahun baru bergejala, untuk memastikanya maka harus dilakukan screning," papar dia.

 Hepatitis B dan C ditularkan melalui darah dan cairan tubuh seperti sperma, sehingga untuk orang yang beresiko bisa dilakukan pencegahan, serta deteksi dini dengan cek screning.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR