KOTABUMI (Lampost.co)--Upaya pencegahan penyakit kanker leher rahim yang dialami wanita pasangan usia subur (PUS) dan wanita usia subur (WUS) usia 30 tahun-50 tahun, sebanyak 18 puskesmas telah memiliki sarana alat krioterapi.

Kepala Seksi Penyakit Tidak Menular (PTM) dan Kesehatan Jiwa, Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung Utara, Oktaviani, di ruang kerjanya, Kamis (23/8/2018), mengatakan untuk mencegah penyakit kanker leher rahim yang dialami wanita katagori PUS dan WUS. 



Dinkes memiliki 18 unit alat kreaterapi untuk terapi penyembuhan bagi ibu  yang mengalami inspeksi visual asam aselat (IVA) positif usai melakukan test IVA di pusat layanan kesehatan terdekat baik di puskesmas maupun rumah sakit (RS). Sehingga kemungkinan IVA positif itu berkembang menjadi kanker leher rahim dapat dicegah sedini mungkin. Untuk 18 unit alat kreaterapi tersebut, tersebar di 18 Puskesmas  yakni; Kotabumi 1, Cempaka, Batu Nangkop, Ketapang, Negara Ratu, Kubu Hitu, Tulangbawang Baru, TataKarya, Bumiagung, Semuli Raya dan Blambangan Pagar. Dilanjutkan Wonogiri, Bukitkemuning, Ogan Lima, Tanjungraja. Kotabumi 2, Madukoro dan Kali Balangan. 

"Dari 27 puskesmas se-Lampura, 18 unit puskesmas diantaranya telah tersedia alat kreaterapi dan hal itu memperluas serta meningkatkan jangkauan layanan kesehatan, khususnya bagi ibu yang terkena IVA positif," ujarnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR