LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 14 November
2481
Kategori Nasional
Penulis Hesma Eryani
LAMPUNG POST | Cegah Abrasi, Dompet Dhuafa Tanam 7.000 Pohon Mangrove
Semesta Hijau Dompet Dhuafa melakukan sedekah pohon hijau di Indramayu, Jawa Barat berupa penanaman 7.000 bibit mangrove di Pantai Tiris, Desa Pabean Ilir, Kecamatan Pasekan. Dok. Dompet Dhuafa

Cegah Abrasi, Dompet Dhuafa Tanam 7.000 Pohon Mangrove

JAKARTA (lampost.co) -- Guna mencegah terjadinya abrasi yang makin parah, Semesta Hijau Dompet Dhuafa melakukan sedekah pohon hijau di Indramayu, Jawa Barat.
"Semesta Hijau Dompet Dhuafa melakukan penanaman 7.000 bibit mangrove di Pantai Tiris, Desa Pabean Ilir, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu," kata Syamsul Ardiansyah, Direktur Disaster Management Centre (DMC) Dompet Dhuafa di Jakarta, Selasa (14/11/2017).
Syamsul yang juga penanggung jawab pelaksana program mengatakan program bertajuk Sedekah Pohon ini merupakan upaya perbaikan lingkungan dengan mengedepankan pemberdayaan masyarakat lokal.
Jenis pohon yang ditanam adalah jenis mangrove Rhizopora yang merupakan tanaman khas pesisir yang kini keberadaannya semakin berkurang akibat aktivitas manusia.
“Kegiatan kali ini adalah salah-satu wujud komitmen Dompet Dhuafa terhadap lingkungan dan masyarakat pesisir," katanya.
Dengan menanam mangrove, pihaknya berharap dapat membantu upaya pengembalian daya-dukung lingkungan pesisir sehingga tercipta prasyarat untuk membangun keberdayaan masyarakat khususnya di Desa Pabean Ilir, Indramayu.
Dia menjelaskan belasan kilometer jalur pantai utara Jawa khususnya wilayah Indramayu merupakan wilayah mangrove dengan pesisir yang menjorok ke laut.
Dari tahun ke tahun kawasn ini mengalami pengurangan lahan mangrove. Hal ini berdampak pada peningkatan abrasi yang terjadi di sepanjang jalur pantai utara Jawa atau yang dikenal jalur Pantura.
Jika sedang terjadi peningkatan gelombang laut, puluhan warga di wilayah pesisir tersebut akan mengungsi.  
Untuk itu penanaman pohon dilakukan dalam rangka memperbaiki kondisi lingkungan dan sekaligus  memperingati Hari Pohon tanggal 21 November.
Menurut Nasito, Kepala Desa Pabean Ilir, program Sedekah Pohon yang dilakukan pekan ini menjadi percontohan yang baik di Desa Pabean Ilir.
Menurut dia, selain ada rehabilitasi dengan penanaman mangrove, juga ada edukasi pengenalan mangrove kepada anak-anak.
Ia berterima kasih kepada Semesta Hijau Dompet Dhuafa karena anak-anak sekitar turut disertakan dalam upaya melestarikan mangrove untuk jangka panjang.
“Supaya generasi muda, anak-anak (di desa) kita ini lebih peduli terhadap mangrove,” ujarnya.
Diharapkan program ini selain dapat mengembalikan keseimbangan lingkungan pesisir, masyarakat juga bisa mendapatkan manfaat ekonomi yang  dari pemanfaatan wisata hutan mangrove dan pengolahan hasil buah mangrove menjadi komoditas unggulan.
Sebelumnya, masih dalam rangkaian program yang sama, Semesta Hijau Dompet Dhuafa melakukan sosialisasi pengenalan mangrove kepada siswa-siswi SDN Pabean Ilir 3, Desa Pabean Ilir, Indramayu, Sabtu (4/11/2017). Mengusung tema Mangrove for student, siswa–siswi diperkenalkan dengan berbagai jenis dan fungsi mangrove di daerah Indramayu serta ancaman kelangsungan ekosistem mangrove.
“Kegiatan ini akan menumbuhkan karakter peduli lingkungan sejak dini,” ujar Sodikin, salah satu fasilitator yang juga sebagai kandidat doktor IPB di bidang penelitian mangrove.
 

LAMPUNG POST
TRANSLATE
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv