BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) bersama Asian Soccer Academy (ASA) Foundation mengakhiri rangkaian ajang Coke Kick 2018 di Lapangan Merdeka, Kelurahan Dum Timur, Distrik Sorong Kepulauan, Kota Sorong, Minggu (18/11/2018) lalu. Ditahun ke-8 kegiatan itu,  perusahaan minuman berkarbonasi itu telah melatih 2.000 pesepak bola muda dari 10 daerah Indonesia.

Direktur Public Affairs, Communications & Sustainability CCAI, Lucia Karina dalam siaran persnya, menjelaskan sepak bola merupakan salah satu cabang olahraga paling digemari masyarakat Indonesia. Selain latihan fisik, sepak bola juga digunakan untuk membangun disiplin, semangat, dan mental positif pemainnya. Sehingga perusahaan itu pun berniat untuk mengembangkan potensi berbakat pemudanya.



"Program Coke Kicks tahun 2018 memiliki fokus kepada pengembangan pelatih, karena kami melihat membawa pelatih profesional sepak bola untuk membantu mengembangkan bakat-bakat pelatih lokal yang dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat sekitar," kata Lucia, Rabu (21/11/2018).

Menurutnya, sepanjang tahun 2018, Coke Kicks telah melatih lebih dari 250 pelatih sepakbola lokal dan 2.000 pesepak bola muda dari 10 daerah Indonesia, yaitu Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Kalimantan, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Sorong.

Sementara hingga 8 tahun penyelenggaraannya, program ini sudah memberikan pelatihan kepada lebih dari 16.000 anak di 763 titik seluruh Indonesia. Pelatihan sepak bola dijalankan selama dua hari diramaikan dengan berbagai pelatih untuk menggali bakat pemain muda dan meningkatkan kapabilitas pelatih muda melalui sesi trainer the trainers, player coaching, dan mini competition.

Program tersebut juga berefek pada pemupukan semangat olahraga yang positif dan sportif bagi anak yang mengikutinya. Namun, disamping itu melakukan pelatihan profesional sepak bola dalam memupuk bakat generasi muda menjadi wujud perusahaan dalam berpartisipasi membawa manfaat positif kepada masyarakat.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR