BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Tim seleksi calon Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota Periode 2019-2024 menggelar Computer Assisted Test (CAT) di Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Lampung Jl. Prof. Dr.Sumantri Brojonegoro No.1, Gedong Meneng Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Rabu, 11 September 2019.

 



Banyak peserta yang merasa kesulitan ketika mengerjakan soal-soal yang telah dibuat oleh tim KPU RI. Hal tersebut disampaikan oleh Komisioner KPU Bandar Lampung, Fery Triadmojo yang menjadi peserta seleksi. Meskipun ia mendapatkan nilai tertinggi dalam tes CAT dengan skor 77.60, ia mengakui banyak soal-soal yang membuat dirinya berpikir secara mendalam.

 

"Saya sempat kuatir tidak bisa menyelesaikan soal dengan baik, karena tipe soalnya memang bagus dan tingkat kesulitan/kerumitannya relatif tinggi," katanya usai melaksanakan tes CAT, Rabu, 11 September 2019.

 

Kemudian ia menceritakan soal-soal yang diberikan kepada peserta banyak jawabannya yang menjebak dan mengecoh peserta bila tidak berhati-hati serta berkonsentrasi penuh dalam mengerjakannya. Meskipun begitu dirinya bersyukur melihat hasil tesnya setelah selesai mengerjakannnya

 

"Soal dan jawaban pengecohnya sangat baik dan sulit ditebak," kata Akademisi Ilmu Administrasi Negara Fisip Unila ini.

 

Kemudian ia menceritakan dibandingkan tes saat tahun 2014 lalu, tahun lebih baik pelaksanaannya. Ia sangat setuju dengan pola tes saat ini yang jauh lebih transparan dan akuntabel. "Saya sangat percaya tidak ada kecurangan atau kebocoran soal seperti yang diduga sebagian peserta/kalangan terjadi pada tes ini," kata aktivis Muhammadiyah ini.

 

Adapun jadwal pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) pada Rabu, 11 September 2019 pukul 08.00 - 10.00 WIB untuk Bandar Lampung dan Lampung Selatan, pukul 10.30 - 12.30 WIB untuk Pesawaran dan Pringsewu, pukul 13.00 - 15.00 WIB untuk Tanggamus dan Pesisir Barat, pukul 15.30 - 17.30 WIB untuk Metro dan Lampung Tengah, kemudian pukul 18.30 - 20.30 untuk Lampung Timur.

 

 

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR