BANYAK cara dilakukan untuk mengutarakan protes terhadap sebuah kebijakan. Mulai dari aksi demonstrasi, mogok makan, hingga mengubur kaki dengan semen. Nay ya asal dang nyakha ko ke dua (Iyalah, asal jangan membuat sengsara yang lain).
Sengsara orang lain atau tidak, tapi ini aksi protes yang dilakukan seorang pria Selendia Baru dengan membakar diri. Membakar dirinya dilakukan di luar gedung parlemen atas pengadilan keluarga.
Seperti dilaporkan kantor berita AFP, dalam keterangan polisi, disebutkan pria itu kini dalam keadaan kritis, setelah petugas pemadam kebakaran dan ambulans datang menghampirinya dan memadamkan api. Kik kheno, nyani guwai ke dua. Makkung tantu kehagamu tikeni. Wat-wat gawoh (Kalau begitu, membuat kerjaan orang lain. Belum tentu kemauanmu diberi. Ada-ada saja). 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR