KALIANDA (Lampost.co) -- Sukses dalam penagihan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), Pemerintah Desa Margajasa, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, memberi penghargaan kepada petugas penagih PBB-P2. Pasalnya, realisasi PBB-P2 desa setempat mencapai 100 persen.

Kepala Desa Margajasa, Alex Sansu mengatakan capaian realisasi PBB-P2 desa setempat pada 2019 tercapai 100 persen. Untuk itu, pihaknya memberikan penghargaan bagi petugas PBB-P2 yang telah sukses dalam pencapaian tahun ini. 



"Ya, nilainya tidak begitu besar. Namun, yang kami berikan adalah penghargaan bagi mereka petugas PBB. Mudah-mudahan penghargaan ini dapat memberikan motivasi untuk tahun selanjutnya," kata dia, Jumat 20 September 2019.

Dia mengaku pada 2019 pihaknya mendapatkan ketetapan pokok wajib pajak sebesar Rp40,0 juta. Namun, dari ketetapan itu setidaknya ada 20 lembar Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) dihapus. 

"Tahun ini ada 20 lembar SPPT atau senilai Rp618 ribu dilakukan penghapusan. Hal ini karena beberapa faktor, salah satunha objek pajak tidak ada. Kemudian, 10 lembar SPPT atau senilai Rp856 ribu diperbaiki karena kesalahan data di SPPT," kata dia.

Sementara itu, Ketua RT 03 Desa Margajasa, Agus Setiawan mengaku kesusksesan dalam penagihan PBB-P2 itu tidak terlepas dari peran serta dari masyarakat setempat. Didasari kesadaran masyarakat, realisasi PBB mencapai 100 persen. 

"Alhamdulillah, keberhasilan ini karena peran aktif masyarakat. Tanpa adanya kesadaran dari masyarakat, tagihan tidak akan tercapai. Hanya butuh dua kali temui masyarakat. Artinya dihari pertama pembagiam SPPT dan hari kedua penagihan," kata dia.

Terpisah, Camat Sragi Bibit Purwanto mengaku pihaknya berharap desa lainnya bisa mengikuti Desa Margasaja. Sebab, dengam adanya penghargaan itu para penagih akan termotivasi dan semangat. 

"Kami harap desa lainnya juga bisa memberikan motivasi dan semangat bagi petugas penagih PBB. Tidak perlu bernilai besar, tapi ada suatu penghargaan dan motivasi agar mereka lebih gigih menagih PBB," kata dia. 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR