PESAWARAN (Lampost.co) -- Pelayanan pembuatan kartu BPJS gratis di wilayah Kecamatan Marga Punduh, dan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, diduga digunakan untuk melakukan intervensi kepada warga agar memilih salah satu calon anggota DPRD Pesawaran.

Hal itu berdasarkan informasi dari akun Facebook salah satu tim sukses anggota DPDR Kabupaten Pesawaran bernama Anthonius Yudhistira. "Pelayanan BPJS gratis oleh anggota DPRD Pesawaran, komisi IV. 3000 kartu siap diluncurkan untuk yang sudah regestrasi. Yang belum silahkan merapat".



Berdasarkan informasi yang dihimpun lompost.co, bahwa pembuatan kartu BPJS diduga digunakan untuk melakukan intervensi kepada warga agar memilih calon anggota DPRD bernama Hipni Idris dari PDIP. Sementara kartu BPJS tersebut dibuat menggunakan anggaran dana dari APBD dan APBN.

"Kartu BPJS gratis yang dibuat diduga digunakan oleh anggota DPRD di Marga Punduh dan Punduh Pidada untuk melakukan intervensi kepada warga supaya memilih anggota DP RD bernama Hipni Idris. Dan warga harus mengambil kartu BPJS ke rumah anggota DPRD tersebut," ujar sumber lampost.co, Rabu (13/3/2019).

Sementara itu, kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, Harun Tri Joko memastikan bahwa tidak ada keterlibatan stafnya terkait adanya informasi pembagian kartu BPJS oleh anggota DPRD di Kabupaten berjulukan Bumi Andan Jejama.

"Kalau staf saya enggak mungkin terlibat atau menggunakan kartu BPJS untuk melakukan intervensi terhadap warga agar memilih salah satu anggota DPRD. Jika informasi itu benar, jelas menyalahi sebab itu program pemerintah disalahguna kan, tetapi saya tidak tahu sanksinya. Itu kewenangan Bawaslu Pesawaran," ujarnya.

Terpisah, anggota DPRD komisi IV Kabupaten Pesawaran, Hipni Idris saat dihubungi lampost.co mengatakan, benar ada program pembuatan kartu BPJS untuk warga Marga Punduh dan Punduh Pidada.

"Benar ada, tetapi pembuatan kartu BPJS itu sudah dilakukan kurang lebih tiga tahun yang lalu.Dan kebetulan 2019 ini cair anggarannya. Apakah salah, saya membantu warga untuk membuat kartu BPJS karena saya putra asli disini (Bawang)," ujarnya.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR