KOTABUMI (Lampost.co) -- Calon anggota DPRD Provinsi Lampung berperkara di Kabupaten Lampung Utara dinyatakan bersalah oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung Utara dalam sidang putusan caleg bersalah dalam masa kampanye tertutup di aula kantor Bawaslu setempat, Rabu (26/12/2018).

"Berdasarkan hasil persidangan, saksi dan bukti, caleg bersangkutan kita nyatakan bersalah telah melakukan pelanggaran administrasi kampanye (mekanisme). Atas nama Hari Fahmi, caleg provinsi terbukti sah dan meyakinkan di depan persidangan. Dengan ini, kami meminta KPU provinsi untuk dapat memberikan surat peringatan pertama pada beliau, paling lambat 1 bulan kedepannya, paling cepat sepekan," kata Ketua Bawaslu Lampura, Hendri Hasyim usai memimpin sidang perkara pelanggaran kampanye tertutup.



Menurutnya, dalam peraturan Pemilu telah dijelaskan bawahannya peserta Pileg saat melaksanakan temu atau kampanye dengan massa harus membuat laporan tertulis. Baik itu kepada Polres maupun pihak Bawaslu, dalam meminimalisir kejadian pelanggaran terhadap aturan maupun mekanismenya. Sehingga dapat menghasilkan Pemilu bersih, jujur dan adil guna menghasilkan para pemimpin berkualitas dan mengedepankan keinginan konstituennya.

"Kami berharap ini menjadi peringatan bagi caleg lain yang coba-coba ingin mengesampingkan aturan. Kita tidak main-main dengan ini, kalau terbukti pasti kita jatuhkan sanksi. Sesuai mekanisme dan peraturan yang ada," terangnya.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR