BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, mencatat cakupan imunisasi measles rubella (MR) di Lampung pada Agustus hingga September mencapai 81,54%. Cakupan terendah berada di Lampung Selatan dengan 68,42% dan tertinggi di Pesisir Barat sebesar 96,03%.

Kepala Seksi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Asih Hendrastuti kepada lampost.co, Senin (1/10/2018) mengatakan pelaksanaan imunisasi MR secara nasional diperpanjang hingga 31 Oktober mendatang.



Ia mengatakan, imunisasi pada Oktober ini masih menyasar pada sekolah, puskesmas, dan posyandu, khususnya di wilayah yang targetnya belum tercapai 95% dari target nasional.

“Kebijakan pelaksanaan imunisasi MR diperpanjang pemerintah pusat hingga akhir Oktober ini. Kami akan berusaha semaksimal mungkin memanfaatkan waktu perpanjangan ini agar target nasional 95% mampu tercapai,” ujar dia.

Sejauh ini, menurut Asih, pasca dikeluarkan fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait imunisasi, belum terjadi kendala yang berarti pada pelaksanaan imunisasi MR. Pihaknya selama Oktober akan menjangkau seluruh lapisan masyarakat agar target imunasi tercapai.

“Mengenai kendala, sekarang sudah tidak ada lagi, terlebih MUI telah mengeluarkan fatwa, berbeda dengan sebelumnya. Seperti sekolah yang belum melaksanakan, telah dijadwalkan ulang pada Oktober ini untuk mengikutinya,” ujar Asih.

Diterangkannya, hingga akhir September, cakupan imunisasi MR di Lampung posisi terendah berada di Lampung Selatan dengan cakupan 68,42% dan disusul Bandar Lampung 72,74%.

“Data yang kami terima, cakupan imunisasi MR masih yang masih dibawah 75%, itu di daerah Lampung Selatan dan Bandar Lampung. Mudah-mudahan hingga akhir Oktober mendatang targetnya telah tercapai,” kata dia.

Berikut cakupan imunisasi MR hingga 30 September pukul 21.00. Pesisir Barat sebesar 96,03%, Lampung Barat (95,98%), Tulang Bawang (95,28%), Tanggamus (92.12%), Way Kanan (91,59%), Tulangbawang Barat (88,50%), Lampung Utara (84,20%).

Kemudian, Metro (83,10%), Mesuji (82,79%), Lampung Tengah (81,09%), Lampung Timur (79,68%), Pesawaran (78,42%), Pringsewu (75,71%), Bandar Lampung (72,74%), dan Lampung Selatan (68,42%).

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR