BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Unit Reskrim Polsek Tanjungkarang Barat menangkap SH (61), warga Kemiling, karena berbuat mesum terhadap anak dari keponakannya atau cucunya berinsial N (9).

Kapolsek Tanjungkarang Barat Kompol Hapran mengatakan, pelaku diamankan di kediamannya pada (22/9/2018) yang lalu. "Ia kita sudah amankan, karena ada laporan dari keluarga," katanya.



Dari pemeriksaan, korban mengaku berbuat asusila pada cucunya sendiri, sebanyak 2 kali yakni tahun 2015 dan tahun 2018 pada akhir September yang lalu. Keluarga korban, curiga dengan adanya bekas ciuman di leher korban. Bahkan menurut Hapran masih ada korban lainnya, yang merupakan kerabat pelaku.

"Perbuatannya pelaku tidak sampai menyetubuhi, tapi hampir," katanya.

Saat ini aparat masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi untuk melengkapi berkas perkara tersebut. "Dalam proses," katanya.

Sementara pelaku mengaku khilaf berbuat bejat terhadap cucunya sendiri. Modusnya dengan cara memanggil korban, dan merudapaksa walau tak sampai menyetubuhi korban, baik pada 2015 dan 2018. Kemudian korban dipaksa untuk tidak menceritakan kejadian tersebut ke orang thanya dan memberi uang Rp. 5.000

"Istri saya lama meninggal, dan saya khilaf," kata buruh servis Pompa air tersebut di Mapolsek Tanjungkarang Barat.

Pelaku diancam dengan Pasal 81 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR