BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas 1A Tanjungakrang menjatuhkan vonis berbeda terhadap dua siswa salah satu SMP di Bandar Lampung, atas perbuatan cabul yang dilakukan keduanya terhadap anak dibawah umur berinisial PI (15).

Kedua terdakwa yakni RN (15) dijatuhi pidana kurungan selama 5 tahun 6 bulan kurungan, sementara rekannya yakni JT (15) dijatuhi pidana penjara selama 5 tahun.



Menurut majelis keduanya terbukti secara sah meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana bersalah melanggar Pasal 81 Ayat (2) UU RI Nomor 17 tahun 2006 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-undang Nomor 1 tahun 2006 tentang perubahan kedua UU Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Hakim Ketua Syamsudin berkeyakinan kedua terdakwa yang masih dibawah umur dengan sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk saksi korban yaitu anak PI melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain.

"Menjatuhkan pidana oleh karena itu dengan pidana penjara terhadap RN dengan pidana penjara selama lima tahun dan enam bulan penjara, sementara untuk terdakwa JT dijatuhi hukuman pidana penjara selama Lima tahun penjara," kata Syamsudin.

Atas vonis yang diberikan majelis baik Jaksa, terdakwa dan penasehat hukum terdakwa menyatakan terima. Putusan hakim lebih rendah dari tuntutan jakas, jaksa menuntut keduanya dengan hukuman yang sama yakni enam tahun pidana penjara.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR