WAY KANAN (Lampost.co): Bupati Kabupaten Way Kanan Raden Adipati Surya mengultimatum semua kepala kampung atau desa (kades) jangan berlaku curang. Jangan nakal, apalagi sampai main-main dengan Dana Desa dan Alokasi Dana Kampung untuk memperkaya diri serta kelompok.

"Apabila ada kepala kampung tidak mengindahkan peraturan, bersiap-siaplah berurusan dengan penegak hukum," kata Surya saat melantik empat Pejabat (Pj) Kepala Kampung di Kampung Sukajadi, Kecamatan Kasui, Kabupaten Way Kanan, Kamis, 29 Agustus 2019.



Pemerintah telah menggelontorkan dana desa hingga miliaran rupiah. Dan mengalir untuk setiap kampung. Surya mewanti-wanti pejabat desa jangan merecoki duit untuk rakyat itu. Pengelolaan dana desa tegas aturannya.

"Tidak sedikit kepala desa atau kampung terjerat kasus hukum akibat kecerobohan atau kurang paham aturan pelaksanaan ADD/ADK. Mereka nekat menggelembungkan anggaran, bahkan fiktif," terang Surya.

Dia mengatakan tujuan penyaluran dana desa untuk mengimplementasikan Nawacita Presiden Joko Widodo, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran. "Maka dari itu, laksanakan ADD/ADK sesuai aturan yang berlaku agar terhindar dari jerat hukum. Serta dapat membangun kampung sesuai Nawacita Presiden Joko Widodo yaitu membangun Indonesia dari pinggiran," jelasnya.

Keempat Kepala Kampung yang dilantik yakni Hairul Kadiri yang dilantik menjadi Penjabat Kepala Kampung Tanjungkurung Lama, Kecamatan Kasui; Puji Santoso menjadi Penjabat Kepala Kampung Sukajadi, Kecamatan Kasui; Giat Hartono Penjabat Kepala Kampung Karya Jaya, Kecamatan Way Tuba; dan Harlin Budiman sebagai Penjabat Kepala Kampung Donomulyo, Kecamatan Banjit.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR