KRUI (Lampost.co) -- Dewan Perwakilan Rakyar Daerah (DPRD) bersama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar) mengadakan rapat paripurna dengan agenda penyampaian nota keuangan ranperda APBD Tahun Anggaran 2018, di gedung Dharma Wanita pemkab setempat, Rabu (12/9/2018), sekitar pukul 11.30 WIB.  

Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua I M. Towil, yang dihadiri oleh Ketua DPRD Pesibar Piddinuri, Bupati Pesibar Agus Istiqlal, wakil ketua II AE. Wardana Kusuma,  20 dari 24 anggota DPRD Pesibar, kepala OPD, dan unsur forkopimda Lambar -  Pesibar.  



Terkait penyampaian nota keuangan pada APBD tahun anggaran tahun 2018, Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal dalam sambutannya mengatakan PAD Kabupaten Pesibar tahun ini mengalami kenaikan, dari semula sebesar Rp27.998.961.576 menjadi Rp28.600.840.323.

“Hal itu berasal dari pajak daerah, retribusi daerah, dan lain-lain dari pendapatan asli daerah," ungkapnya.

Kemudian, mengenai rencana belanja perubahan APBD tahun 2018 naik sebesar Rp59.667.576.791 terdiri dari belanja tidak langsung yang semula Rp384.015.131.066 naik menjadi sebesar Rp391.734.436.089. Begitu juga pada belanja langsung yang semula Rp425.072.523.568 naik menjadi sebesar Rp477.020.795.336. Dengan demikian jumlah belanja daerah yang semula Rp809.087.654.634 mengalami kenaikan menjadi Rp868.755.231.425.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR