GUNUNG SUGIH (Lampost.co)--Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah mengimbau warganya untuk tidak terprovokasi dan tidak menanggapi ajakan-ajakan pada gerakan yang berpotensi memecah belah Bangsa Indonesia. 
Bupati Lampung Tengah, Loekman Djoyosoemarto meminta seluruh warga Lamteng kembali bersatu, melepaskan perbedaan yang ada pada pemilu lalu dan merapatkan barisan untuk bersama membangun Lamteng.

Hal ini disampaikan Bupati Loekman berkaitan dengan usainya pemilu, baik pemilu presiden-wapres maupun legislatif. Menurut Bupati Loekman, pada pemilu lalu masing-masing orang, warga Lamteng, memiliki pilihan, dan sangat mungkin berbeda-beda. Setelah pesta demokrasi usai, Bupati berharap masyarakat kembali bersatu, menyatukan niat, suara, langkah dan tujuan, demi kepentingan pembangunan Lamteng.



"Kalau tercerai-berai, dampaknya nanti pada pembangunan jadi terlambat, atau bahkan terhambat. Mari kembali bersatu untuk Lamteng yang lebih baik," kata Bupati Loekman.
Menurut Bupati Loekman, kesatuan niat, suara, langkah dan tujuan adalah modal dasar gerakan membangun Lamteng. Diantara wujud persatuan dan kebersamaan itu adalah gotong-royong yang terus digalakkan Pemkab Lamteng guna melibatkan masyarakat secara  langsung dalam pembangunan, sekaligus mempercepat dan memudahkan prosesnya.

Loekman mengimbau masyarakatnya tidak ikut dalam gerakan people power. Dia meminta warga menunggu hasil penetapan pemenang Pemilu oleh KPU pada 22 Mei mendatang.

"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Lamteng untuk tidak melakukan dan tidak ikut-ikut lah melakukan gerakan kesna. Perdamaian jauh lebih berharga," kata Loekman usai menyambut Safari Ramadan Gubernur Lampung di Sesat Agung Nuwo Balak, Kamis (16/5/2019).

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR