BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- KPK RI memeriksa Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto, Plt Bupati Mesuji Saply TH, dan Ketua DPRD Mesuji Fuad Amrullah Kamis (16/5/2019) di Gedung Merah Putih, Jakarta.

"Diperiksa dalam dugaan suap terkait pembangunan proyek-proyek infrastruktur Kabupaten Mesuji tahun anggaran 2018," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah, (16/5/2019).



Selain tiga pejabat tersebut, dua anggota DPRD juga turut diperiksa yakni, Indra Jaya anggota DPRD Lampung Tengah, dan Roni Ahwandi dari fraksi Golkar DPRD Lampung Tengah. "Dua saksi ini untuk tersangka AJS (Achmad Junaidi, red)," katanya.

Dalam kasus suap pembangunan proyek di Kabupaten Mesuji ini, KPK telah menetapkan 4 tersangka lain yaitu adik Bupati Mesuji Taufik Hidayat, Sekrertaris Dinas PUPR Kabupaten Mesuji Wawan Suhendra, pemilik PT Jas Promix Nusantara, dan PT Secillia Putri Sibron Azis, serta satu orang pihak swasta bernama Kardinal.

Pada perkara ini, Bupati Mesuji Khamami diduga menerima suap senilai total Rp1,58 miliar selaku "fee" proyek sebesar 12 persen dari total nilai proyek yang diminta Sibron Azis melalui Wawan Suhendra.

Suap tersebut merupakan pembayaran "fee" atas 4 proyek infrastruktur yang dikerjakan oleh 2 perusahaan milik Sibron yaitu pertama proyek yang bersumber dari APBD 2018. Proyek tersebut dikerjakan oleh PT Jasa Promix Nusantara (JPN)) berupa pengadaan base dengan nilai kontrak senilai sekitar Rp9,2 miliar.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR