KOTABUMI (Lampost.co) -- Sebanyak 420 peserta mengikuti pelaksanaan tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di SMAN 1 Kotabumi yang dilaksanakan selama dua hari mulai dari, Sabtu - Minggu (23-24 Februari 2019).

Dalam kesempatan terakhir uji PPPK melalui sistem CAT itu, Bupati Lampura Agung Ilmu Mangkunegara berkesempatan meninjau pelaksanaan tes terakhir bagi tenaga honorer K2 tenaga penyuluh disana. Menurut Agung, sampai dengan saat ini pihaknya belum menemukan kendala berarti di lapangan yang dapat menghambat pelaksanaan tes tersebut. "Hasil pantauan kami hari ini, tidak ada kendala berarti. Hanya ada tadi beberapa peserta agak kebingungan untuk masukkan nama dan nomor tesnya dan cara menjawab. Itu saja, lainnya tidak ada," kata Bupati Lampura itu usai meninjau didampingi Kepala BKPSDM Abdurrahman dan Kasatpol PP Lampura Firmansyah, Minggu (24/2/2019).



Pihaknya menegaskan bahwa seluruh pelaksanaan tes tidak ada permainan didalamnya. Sebab, selain menggunakan sistem komputer terintegrasi juga langsung dimonitoring oleh pusat. Bila ada oknum atau pihak-pihaknya menjanjikan dapat itu tidak ada karena semua dilaksanakan secara fair, juga pungutan-pungutan liar. "Kalau ada pungutan atau yang menjanjikan dapat meloloskan, silahkan lapor pada kami atau BKPSDM. Karena semua ini murni tidak ada lainnya, tapi saya yakin dan  percaya semua bisa mengerjakan sebab pengalamannya sudah lama. Dan itu bisa menjadi modal," ujarnya.

Kepala BKPSDM Abdurrahman mengatakan jumlah peserta tes yang lolos verifikasi administrasi sebanyak 421 orang. Dengan rincian, 358 tenaga honorer K2 guru dan 63 tenaga penyuluh. Sementara yang tidak mengikuti tes ada satu orang, sehingga peserta mengikuti uji CAT keseluruhan berjumlah 420 orang.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR