KOTABUMI (Lampost.co)--Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara menyerahkan 1.763 bidang sertifikat tanah PTSL (pendaftaran tanah sistematis lengkap), pertanian dan nelayan budi daya Tahun 2017 dipusat di Islamic Center Kotabumi, Rabu (22/11/2017).

"Alhamdulillah, berkat kerja sama dari semua pihak pelaksanaan sertifikasi lahan milik warga dikabupaten kota cintai ini dapat selesai tepat pada waktunya. Ini semua tidak terlepas dari peran semua pihak, baik itu dari jajaran pemerintahan, TNI-Polri, kejaksaan dan masyarakat tentunya,"kata dia.
Menurut Agung, legalisasi tanah milik warga itu sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah, dan masyarakat hanya dibebankan tidak lebih dari Rp200 ribu untuk persyaratan adminstrasinya untuk setiap bidang tanah. Sebagai wajud nyata kontribusi pemerintah terhadap kepentingan warganya akan legalitas kepemilikan atas lahannya. Untuk itu, pihaknya berharap agar dijaga dan digunakan sesuai peruntukkannya.
"Ini tidak begitu saja datangnya, tapi membutuhkan kerja sama untuk mengejarnya. Tidak sembarangan orang dapat ini, karena bila dilaksanakan secara pribadi memakan biaya jauh dikeluarkan sekarang. Saya berharap kepada yang dapat bersyukur dan mendukung segala program pemerintah yang ada dan tidak mudah terpecah belah,"terangnya.



Kakanwil BPN/ATR Provinsi Lampung, Iing Sarkim, mengatakan  pelaksanaan penyelesaian sertifikasi kepemilikan tanah di Lampura merupakan yang tercepat di Indonesia. Sebab, dari target pencapaian sampai dengan akhir Desember dapat dikejar selesai pertengahan November ini.
"Target sertifikasi bidang tanah untuk Lampura sebanyak 18.890, belum lagi ada penambahan sebanyak 2025 bidang lagi. Alhamdulillah berkat dukungan jajaran pemerintah saat ini telah rampung sebelum tenggat yang ditentukan. Terima kasih kami ucapkan kepada bapak Bupati, karena berkat dukungan jajarannya ini semua dapat terealisasi dengan baik,"tambahnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR