KOTABUMI  (lampost.co) -- Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara menghadiri pelantikan kepala Desa Madukoro, Kecamatan Kotabumi Utara, periode 2017—2023, Kamis (28/12/2017). Dalam kesempatan itu, dia mengingatkan kades agar memahami tugas, pokok dan fungsinya.
Pelantikan itu juga dihadiri anggota Dewan, para kepala organisasi perangkat daerah, camat dan kepala desa se-Kecamatan Kotabumi Utara, serta tokoh agama dan adat.
Acara tersebut diawali dengan pembacaan surat keputusan bupati Lampung Utara serta Pengambilan Sumpah Pelantikan oleh bupati. “Penghargaan dan terima kasih saya ucapkan atas dedikasi dan kerja keras saudara selama ini melayani warga Desa Madukoro sesuai dengan amanah yang diberikan, menyelenggarakan tugas-tugas Pemerintahan desa, dan melaksanakan pembangunan," kata Agung.
Kepada kepala desa yang baru dilantik, dia mengucapkan selamat bekerja dan mudah-mudahan amanah yang telah dipercayakan senantiasa dapat bermanfaat bagi kemajuan desa dan membawa kemakmuran bagi warga Desa Madukoro.
Menurut Agung, kepala desa adalah ujung tombak penyelenggaraan pemerintah yang berada di perdesaan. Oleh karena itu, mereka yang menjabat dituntut untuk memiliki pengetahuan lebih sehingga mampu mengakomodasi kepentingan masyarakatnya. Sebab, ia memiliki kekuasaan sekaligus kewajiban untuk mengembangkan kehidupan sosial budaya masyarakat, memanfaatkan teknologi tepat guna yang ada di desa, mengoordinasikan pelaksanaan pembangunan desa.
"Serta mewakili desa di dalam dan di luar pengadilan menyangkut perkara hukum atas desa serta melaksanakan kewenangan lain yang oleh ketentuan perundangan-undangan yang diberikan kepada desa," kata dia.
Pihaknya menginstruksikan kepada kepala desa yang baru dilantik itu agar segera mempelajari dan memahami tugas, kewajiban, dan wewenangnya. Juga menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh perangkat desa. Serta segera membenahi sumber daya aparatur, sumber pendapatan desa, dan menerapkan manajemen yang baik, demi terselenggaranya pemerintahan desa yang terencana, mandiri, dan maju. 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR