PRINGSEWU (Lampost.co)-- Festival krakatau yang menjadi event tahunan, terus digelorakan untuk membangun pariwisata. Acara pembukaan Festival Krakatau yang di buka oleh Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo, berlangsung Senin (20/8), malam yang ditandai dengan prosesi pemukulan gamolan pekhing (gamelan bambu).

Dalam rilis yang di kirim Humas Pemkab Pringsewu, di jelaakan bahwa Festival Krakatau merupakan core event kepariwisataan daerah Lampung yang diselenggarakan setiap tahun. 



Pada tahun 2018, ini pelaksanaan Festival Krakatau merupakan yang ke-28. Festival krakatau di gelar selain untuk mengenang peristiwa meletusnya Gunung Krakatau yang terjadi  26 dan 27 Agustus 1883 silam, event  ini merupakan sarana apresiasi dan pelestarian seni budaya daerah, sekaligus untuk memperkenalkan pariwisata  Lampung. 

Bupati Pringsewu Sujadi dan wakil bupati  Fauzi, turut hadir dalam pembukaan festival krakatau. Bahkan di sela-sela acara Bupati  Sujadi berharap dengan digelarnya Festival Krakatau oleh Pemerintah Provinsi Lampung, akan berdampak  positif bagi kemajuan pariwisata  di Provinsi Lampung, dan  Kabupaten Pringsewu. 

Dimana dengan banyaknya para wisatawan baik nusantara maupun mancanegara yang datang ke Provinsi Lampung baik yang sengaja datang untuk menyaksikan Festival Krakatau maupun sesudahnya, sebagian dari mereka diharapkan juga dapat mengunjungi Kabupaten Pringsewu, yang juga memiliki daya tarik tersendiri. 

"Di sinilah dituntut kreativitas kita dalam memanfaatkan moment besar ini untuk ikut mempromosikan potensi kepariwisataan yang dimiliki oleh Kabupaten Pringsewu, sehingga berdampak langsung  pada peningkatan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Pringsewu", ungkapnya. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR