KOTABUMI (Lampost.co)--Mendorong potensi wisata lokal, badan usaha milik desa (Bumdes) Way Isem, Kecamatan Sungkai Barat kembangkan obyek wisata air terjun Curup Jono sebagai destinasi wisata baru di wilayah. 
Kepala Desa Way Isem, Kecamatan Sungkai Barat, Haliq Ibrahim di ruang kerjanya, Kamis (18/7/2019) mengatakan sejak peresmian perdana air terjun Curup Jono pada 1 Januari 2019 lalu oleh Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu, sebagai destimasi wisata baru. Pengelolaan obyek wisata serta pengembangannya telah diserahkan pada pihak Bundes Desa Way Isem dan pembangunan melalui anggaran dana desa (DD) yang ada, hanya bersifat stimulan untuk mengoptimalkan pengembangannya.
Yang dibangun fasilitas publik pendukung misal; bangunan dan jalan untuk memudahkan pengunjung melintas atau menikmati obyek wisata.  Dengan  tawaran pemandangan limpasan air  sungai Way Mlungun yang menuruni areal terjal perbukitan setinggi sekitar 10 meter yang terbagi dengan dua titian air terjun serta menikmati nuangsa keindahan batu alam yang menghampar di sepanjang aliran sungai yang bersumber dari mata air dari gugusan perbukitan wilayah Kecamatan Bukit Kemuning tersebut. 
"Karena masih destinasi wisata baru, pengelolaan Bumdes saat ini masih pada pengelolaan areal parkir dan untuk masuk ke lokasi, pengunjung masih digratiskan dan tidak menutup kemungkinan destinasi wisata baru ini akan berkembang seiring dengan penambahan fasilitas bagi pengunjung, seperti rencana pembangunan MCK dan tempat peristirahatan yang sedang di godok di musyawarah rencana pembangunan desa (Musrembangdes) untuk tahun anggaran (TA) 2020 mendatang" ujarnya.
 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR