KALIANDA (Lampost.co) -- Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Mandala Putra milik Desa Mandalasari, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, terus berkembang. Kehadiran Bumdes tersebut guna mendongkrak pendapatan desa setempat. 

Kepala Desa Mandalasari, Sugiyanto mengatakan pihaknya pada 2016 mendirikan Bumdes Mandala Putra dengan modal sebesar Rp83 juta melalui anggaran dana desa (DD). Penyertaan modal Bumdes itu digunakan untuk usaha penyediaan jasa penyewaan tenda sebanyak enam unit. 



"Bukan hanya itu, kami juga belikan kursi sebanyak 100 buah. Setelah itu barang itu kami sewakan untuk keperluan pesta. Kemudian, uang dari sewa itu kami kumpulkan di dalam KAS Bumdes," kata dia, Kamis (6/12/2018).

Sugiyanto juga mengatakan pihaknya juga membeli sejumlah peralatan alat prasmanan, seperti piring, sendok, meja dan tremos. Selanjutnya, sebagian dibelikan untuk membeli mobil untuk transportasi angkut barang Bumdes. 

"Jadi, Bumdes itu dikelola langsung Karang Taruna dengan tambahan lima orang tenaga bongkar tenda," katanya 

Pada 2018, kata Sugiyanto, modal dan dana pengambangan Bumdes dibelikan sound sistem berikut keyboard dan lampu ganset. Bahkan, rencananya tahun depan akan menyediakan dekorasi pelaminan dan panggung. 

"Jadi, Bumdes ini kami sewakan untuk semua masyarakat, baik luar desa maupun desa sendiri. Hanya saja warga kami diberikan potongan harga. Kalau umum kami berikan harga Rp6 juta - Rp7 juta untuk satu paket. Sedangkan, warga kami hanya berikan harga Rp3,5 juta Rp4,5 juta per paket," kata dia. 

Sementara itu, Camat Sragi Bibit Purwanto mengatakan Bumdes yang telah berkembang di Kecamatan Sragi yakni Desa Mandalasari dan Sukapura. Sedangkan, delapan desa lainnya belum terlihat berkembang. 

"Memang baru ada dua desa yang keliatan perkembangannya. Kalau desa lain belum keliatan berkembang. Saya harap semua desa dapat mengembangkan Bumdes masing-masing," kata dia.

 

loading...

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR