BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Bulog memastikan berkontribusi menjaga stabilitas harga daging sapi di pasar tradisional selama Ramadan hingga masuk Idulfitri . 

Kepala Bulog Divre Lampung, Muhammad Attar Rizal, mengatakan Bulog pusat telah melakukan impor kerbau yang siap didistribusikan ke Lampung. Untuk jumlah tidak ada batasa, tergantung kebutuhan dan permintaan setiap daerah. 
"Sejauh ini kami masih berkoordinasi dengan pemerintah provinsi Lampung dan pemerintah daerah bagaiama tindaklanjutnya, "kata dia kepada Lampost.co, Rabu (16/5/2018).



Menurutnya, pihaknya masih mengikuti instruksi pemerintah daerah yang sebelumnya pernah mengeluarkan surat edaran bahwa Lampung tidak menerima daging kerbau. 
Tahun lalu,  daging sapi beku masuk ke Lampung.  Biasanya antusias masyarakat ramai ketika menjelang hari raya,  karena dari masyarakat menyukai daging sapi beku. 
"Tahun 2017 sempat masuk daging sapi impor dan masyarakat menyukai karena daging lokal di pasar hingga Rp130 ribu jelang hari raya Idulfitri,"imbuhnya. 
Penyebab naikknya harga daging sapi di pasar tradisional karena perkembangbiakan sapi di Lampung masih minim.  Ketersediaan pangan dan harga pakan pun  mahal, selain itu, momentum ramadan dan hari besar jadi alasan para pedagang menaikkan harga. 
"Feedloter di Lampung masih banyak yang hanya penggemukan sapi bukan membudidaya,"paparnya. 

PENULIS

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR