SUKADANA (Lampost.co) -- Bupati Lampung Timur (Lamtim) Chusnunia Chalim menekankan budaya membaca harus ditanamkan sejak dini. "Budaya baca harus kita tanamkan sejak dini kepada anak anak kita, budaya baca kita masih harus kita tingkatkan lagi, karena budaya baca kita masih sangat rendah,” kata Bupati Lamtim Chusnunia Chalim pada acara Hari Kunjungan Perpustakaan Kabupaten Lamtim tahun 2017 di Desa Labuhan Ratu VII, Minggu (24/9/2017).
Dalam acara yang mengusung tema Mari kita tingkatkan budaya baca tersebut, hadir pula Sekretaris Kabupaten Lamtim Syahrudin Putera, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Mulyanda, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Pengendalian Penduduk Farida Norma, Kepala Bagian Humas Setkab Lampung Timur Mujianto, dan Camat Labuhanratu Umar Dani.
Terkait dengan Hari Kunjungan Perpustakaan yang diselenggarakan itu, Chusnunia menyayangkan masih banyaknya pihak yang belum memahami tentang bagaimana makna sesungguhnya dari Desa Ramah Anak yang dicanangkan di Kabupaten Lampung Timur. Menurut Bupati, saat ini kondisi desa desa di Lamtim belum semuanya ramah anak, karena ada beberapa syarat yang harus dipenuhi misalkan harus ada perpustakaan desa, perlu terbentuknya forum anak desa, kemudian warganya harus paham tentang hak anak dan seterusnya.
Itu sebabnya pihaknya akan menjadikan desa yang belum ramah anak menjadi ramah anak. “Dan itu tidak bisa hanya sebatas omongan, tetapi perlahan kita cukupi, pelan-pelan kita penuhi prasyaratnya,” jelas perempuan yang akrab disapa dengan Mbak Nunik itu.
"Jadi maknanya adalah desa desa tersebut dalam hitungan, dalam evaluasi, dalam penglihatan, dalam monitoring dari dinas terkait dan pihak terkait. Maka kita bekerja keras, bekerja cepat, bekerja giat bagaimana supaya desa-desa di Lampung Timur ini memenuhi syarat sebagai desa ramah terhadap anak," tambahnya.
Ia memaparkan, Secara total ada 264 desa  di Kabupaten Lamtim yang dicanangkan jadi desa ramah anak, Maknanya belum ramah anak itu artinya kita harus bekerja bersama sama, kita harus bergotong royong bersama sama bagaimana desa desa itu yang sudah dicanangkan sebagai desa ramah anak itu terwujud. Pada kesempatan itu Chusnunia  juga memberikan bantuan buku kepada Komunitas Ikam Jabung Sai dari Jabung, Komunitas Repost dari Sekampung, Komunitas Gubuk Baca dari Gunung Tiga Batanghari Nuban, Komunitas Kusuma Dirgantara  Tanjung Kusumo dan Komunitas Tirta Pustaka Totoharjo dari Purbolinggo.

 



 

 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR