KOTA AGUNG (Lampost.co) -- Dalam rangka menjamin pengamanan perolehan suara paslon dalam pilkada 27 Juni mendatang di seluruh TPS, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tanggamus melakukan pelatihan saksi yang dilakukan secara bertahap perwilayah kecamatan, Minggu (10/6/2018).

Menurut Wakil Ketua DPC PDIP Tanggamus Heri Agus Setiawan, bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan di seluruh kecamatan Kabupaten Tanggamus. Pada kesempatan ini saksi dibekali pemahaman tentang aturan yang berlaku dalam Pilkada 2018. Baik yang menyangkut penggunaan hak pilih maupun teknis penyelenggaraan pemungutan suara di masing-masing KPPS sampai dengan tanggung jawab saksi jika terjadi gugatan di pengadilan.



"Pembekalan saksi penting dilakukan mengingat beberapa aturan yang baru diberlakukan pada pilkada tahun ini," kata Heri Agus Setiawan.

Dia mencontohkan, tentang ketentuan penggunaan KTP-el atau surat keterangan (suket) bagi warga yang akan menggunakan hak pilihnya.

Selain itu, lanjutnya, beberapa potensi-potensi yang rawan dijadikan celah kecurangan juga dijelaskan secara detail kepada seluruh saksi. Dengan demikian para saksi dapat melakukan antisipasi untuk mencegah terjadinya kecurangan serta mengetahui langkah dan tindakan yang harus dilakukan jika menemukan indikasi kecurangan di TPSnya masing-masing.

Pelaksanaan pelatihan saksi ini secara teknis operasional dilakukan oleh Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN)  PDI Perjuangan kabupaten Tanggamus. "BSPN yang bertanggung jawab penuh atas pelatihan saksi ini," ujarnya.

Dengan kualitas dan integritas yang dimiliki para saksi, diharapkan dapat menjamin pengamanan perolehan suara paslonnya. PDI Perjuangan sebagai partai pengusung juga secara tidak langsung telah memberikan kontribusi bagi terselenggaranya proses pilkada yang demokratis, jujur dan bermartabat.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR