DAHULU, bros adalah aksesori pakaian wanita bangsawan kalangan raja-raja. Namun kini, semua wanita memakai bros untuk menambah apik pakaiannya.

Iya kidah, makai bros no kenyin mesikop. Lai hak ulihni mbatin khiya (Iyalah, memakai bros itu biar cantik. Bukan hanya karena kaya). 



Ternyata bros digunakan sejak 800 tahun lalu, menurut penemuan pria Inggris yang menemukan bros langka. Bros yang ditemukan di Wymondham, Norfolk itu diperkirakan berasal antara periode tahun 1200 dan 1300. 

Dikutip dari laman BBC, Lucking mengatakan bros dengan dua bentuk singa dan dua batu berwarna merah muda ini merupakan penemuan "istimewa". Bros terkubur tidak terlalu dalam, dan Lucking menemukannya saat sedang menggunakan alat pendeteksi metal. 

Ana kidah, dang kik ngananeh ngehalu bakhang tuha no. Awas tulah, wat-wat gawoh (Nah...jangan aneh-aneh jika menemukan harta karus. Awas kualat, ada-ada saja).  "Saat ditemukan, saya hanya melihat bagian belakangnya. Saya sempat mengaguminya sesaat. Merupakan kepuasan tersendiri dapat menemukan sesuatu yang begitu istimewa," ujar dia. 

Saat ini Lucking bekerja sebagai arkeolog. Ia menemukan liontin dan bros kuno ini saat menggunakan alat pendeteksi logam di waktu luangnya. Dia mengaku uang penjualan liontin bernama Winfarthing Pendant telah membantunya membeli sebuah rumah di Diss, Norfolk, pada Desember lalu. 

Tahun lalu, liontin yang ditemukan Lucking dinyatakan sebagai benda favorit dalam sebuah jajak pendapat barang antik. 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR