BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Bandar Lampung belum mempublikasikan hasil uji lab permen semprot aneka rasa, yang diduga menyebabkan siswa SDN 1  Olok Gading Keracunan.



 

"Kemungkinan hasilnya besok, dan akan kita sampaikan ke Dinas Kesehatan, karena sesuai dengan permintaan mereka," ujar Plt kepala Balai Besar Pom, Tri  Sujaryo Selasa malam, 12 September 2019.

 

Tri belum bisa mengambil tindakan jika hasil uji lab belum keluar, terkait penindakan dan pengawasan. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Polda Lampung jika diminta.

 

"Sementara kan diskes yang minta uji lab, mungkin kalau Polda, nanti kita Sifatnya Koordinasi," katanya

 

 

Ditanya soal izin edar, ternyata produk tersebut sebenarnya memiliki izin edar dari Balai Pom Jakarta tempat permen tersebut di produksi.

 

"Nah kalau sudah ada izin edar, kan secara umum semua sudah sesuai (izin, kandungan dan lainnya), namun untuk produk yang kemarin diduga  ini, nanti kita cek, dan produk serupa lainnya di pasaran," katanya.

 

 

Terkait penyelidikan yang dilakukan oleh Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Lampung, masih dalam tahap penyelidikan.

"Saya tanya, masih dalam proses Lidik, dan koordinasi dengan BPOM, bila perlu nanti emang bisa saja sampai uji fuslabor," kara Kabid Humas Polda Lampung Kombespol Zahwani Pandra Arsyad, Kamis 12 September 2019.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR