JAKARTA (Lampost.co)--Influencer TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Dedek Prayudi, merespons Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Ahmad Muzani, yang bersikap tidak setuju dengan pembagian kisi-kisi debat capres. Politikus PSI ini menilai Ahmad Muzani telah memainkan politik maling teriak maling.

"Tidak betul, justru jadinya seperti maling teriak maling. Kubu mereka yang awalnya menolak debat capres pada akhirnya setuju dengan usul dibagikannya kisi-kisi yang lalu disepakati bersama," kata politikus yang akrab disapa Uki ini.



Uki justru menganggap usul ini dilontarkan kubu Prabowo-Sandi karena kurangnya penguasaan materi yang menyebabkan kurangnya rasa percaya diri pasangan calon 02.

"Mereka sudah terbiasa salah data, membuat informasi bohong yang referensinya hanya katanya-katanya tanpa data kredibel. Kesalahan data yang dikembangkan menjadi narasi akan menjadikan narasi tersebut narasi hoaks. Ini memang tidak boleh, dan kubu mereka lemah di sini," kata Dedek.

Dedek justru menganggap prosedur debat ini menguntungkan kubu Prabowo-Sandi. "Mereka sudah terlalu sering keliru data sehingga melahirkan narasi sesat kalau tidak ingin disebut hoaks. Sekarang pasangan calon 02 dimanjakan dengan sebuah clue data apa yang harus dikuasai sehingga melahirkan narasi berkualitas," ujar Uki.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR