KALIANDA (Lampost.co)--Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lampung Selatan melakukan Sosialisasi redistribusi (Redis) tanah obyek Landreform tahun anggaran 2018 di Desa Negeripandan, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (26/4/2018). 
Kegiatan tersebut terlaksana dengan adanya program dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang di tahun 2018. Kegiatan yang diisi materi dari BPN Lamsel tersebut di selenggarakan di kantor desa setempat. 

Kepala Desa Negeripandan Ridwan menegaskan kepada warganya agar segera mengurus berkas-berkas tenda kepemilikan lahan melalui program redistribusi (Redis). Hal ini bertujuan agar masyarakat yang memiliki lahan di wilayahnya semua memiliki surat kepemilikan yang sah. 



"Untuk menjaga adanya konflik dari warga akibat tanah yang sengketa, saya menghimbau agar semua warga yang memiliki lahan persawahan dan perkebunan untuk segera membuat sertipikat yang sah," katanya. 
Bagi warga yang lahannya berada di wilayah Desa Negeripandan juga di himbau untuk mengurus surat kepemilikan sesuai keberadaan lahan tersebut, "Walaupun warga dari luar desa Negeripandan kalau lahannya masuk di wilayah sini juga diimbau mengurus di sini," tambahnya. 

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lampung Selatan Ahmad Aminulloh mengatakan bahwa sertifikat yang sah sangat penting karena sertifikat itu bisa melindungi lahan dari sengketa. 
"Sertifikat itu sangat bermanfaat untuk masyarakat. Sebab, sertifikat yang sah telah dilindungi oleh hukum sehingga bisa terhindar adanya sengketa yang menimbulkan konflik dan sudah memberikan asal usul kepemilikan lahan," katanya. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR