BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung melakukan penandatanganan kerjasama atau MoU sinergisitas pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh tenaga kerja kontrak di lingkungan UIN Lampung di Gedung Rektorat, Kamis (25/1/2018).

Rektor UIN Raden Intan Lampung Mohammad Mukri menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, program BPJSTK selaras dengan program UIN Raden Intan yang ingin memberikan kesejahteraan bagi para pegawainya, termasuk tenaga kerja kontrak ataupun honorer. "Nanti tenaga kerja di sini baik yang kontrak maupun honor akan mendapat jaminan sosial dari BPJSTK. Jadi dengan mendapat jaminan sosial ini, mereka akan bekerja secara nyaman dan merasa diperhatikan," ujarnya.
Mukri mengatakan tenaga kerja kontrak atau honor di UIN Raden Intan Lampung saat ini berjumlah 284 orang. Diantaranya dosen kontrak 88 orang, karyawan/administrasi kontrak 53 orang, tenaga satpam 88 orang, OB atau cleaning service 55 orang. "Akan kami ikutkan semua tenaga kerja honor dan kontrak disini," ujarnya.



Kepala BPJSTK Cabang Bandar Lampung Heri Subroto mengatakan UIN Raden Intan Lampung akan mengikuti 4 program BPJSTK yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun.
"Jaminan sosial dari BPJSTK ini untuk melindungi mereka (pekerja) yang bukan pegawai negeri yaitu tenaga kerja kontrak atau honorer dan banyak sekali manfaatnya. Kalau pegawai negeri kan sudah punya asuransi sosial sendiri," ujarnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR