GUNUNG SUGIH (Lampost.co) -- Dinas Perhubungan Lampung Tengah meluncurkan Kartu Uji Berkala Terintegrasi Gotong Royong Online (KITO’GO). Launching ini diresmikan secara langsung oleh Bupati Lampung Tengah, Loekman Djoyosoemarto di Kantor Dinas Perhubungan Lamteng, Selasa (30/4/2019).

Pada laporan kegiatan, Kepala Dinas Perhubungan Kompol. Syukur Kersana menyampaikan rasa syukur atas berlangsungnya kegiatan tersebut. “Kegiatan kita pada hari ini merupakan pencapaian yang sangat baik bagi Dinas Perhubungan Lampung Tengah, karena mendapatkan peringkat pertama atau yang terbaik di Sumatera dalam memberikan layanan kepada publik, terbaik nomor 14 se-Indonesia dan menjadi satu-satunya di Indonesia dalam hal layanan yang terintegrasi dengan BPJS Ketenagakerjaan," kata dia.



Polanya, lanjut Kompol. Syukur, setiap sopir angkutan umum yang ingin melakukan perpanjangan izin trayek ataupun sopir truk yang ingin memperpanjang KIR kendaraan wajib didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. "Hal ini mendapat dukungan dan apresiasi dari pak Bupati Lampung Tengah dan Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagsel dalam kunjungannya beberapa waktu lalu untuk meninjau proses yang berlangsung,” ujarnya dalam penyampaian laporan kegiatan saat launching.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kementerian Perhubungan Indonesia yang diwakili oleh Buang Tursano, ATD selaku Kasubdit Sarana Kementrian Perhubungan.

Kegiatan peresmian dilanjutkan dengan meninjau lokasi dan proses perpanjangan KIR. Setelah melakukan tinjau lokasi loket, Bupati melanjutkan menuju mobil layanan BPJS Ketenagakerjaan sembari meninjau proses dan ketentuan yang berlaku.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Lampung Tengah, Widodo yang hadir dalam acara persemian tersebut terlihat antusias dalam memberikan penjelasan manfaat yang akan diperoleh peserta. “Saya sangat berterima kasih kepada Pemkab Lampung Tengah terkhusus kepada Bupati yang telah memberikan dukungannya sehingga project ini dapat terintegrasi. Dan melalui kesempatan ini saya juga ingin menyampaikan semenjak BPJS Ketenagakerjaan berintegrasi dengan Dinas Perhubungan Lampung Tengah sudah terdaftar kurang lebih 1.200 tenaga kerja sopir menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dan ini akan terus bertambah dengan masa kepesertaan 6-12 bulan," kata Widodo yang pihaknya sedang memproses pendaftaran 9.800 aparat kampung dari 301 desa.

"Adanya kerja sama ini kami BPJS Ketenagakerjaan bisa membangun kerjasama-kerjasama yang lain dengan dinas-dinas lain yang berada di wilayah kabupaten Lampung Tengah guna mewujudkan masyarakat yang sejahtera terlindungi jaminan sosialnya dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR