Bandar Lampung (Lampost.co) -- BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung menegaskan tidak ada aturan pasien peserta BPJS Kesehatan harus membayar 50 persen dari total biaya berobat sebelum dilakukan tindakan medis.

Pernyataan itu menyusul adanya kasus dugaan penolakan pasien oleh oknum dokter di RS Bumi Waras. Dirumah sakit tipe C itu, oknum dokter diduga menolak menangani pasien karena tidak mampu membayar 50 persen.



Kabid SDM Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung Nurman mengatakan BPJS Kesehatan tidak pernah mengeluarkan aturan tersebut. "Tidak, tidak ada aturan seperti itu di BPJS Kesehatan," kata Nurman, Rabu (12/9/2018).

Untuk itu pihaknya akan menindaklanjuti ke rumah sakit tersebut untuk memastikan kabar berita tersebut. "Kita belum turun ke rumah sakit itu karena masih hanyak kesibukan dan agenda termasuk besok acara dengan Polri di Novotel," kata Nurman.

Namun pihaknya memastikan masalah ini tetap akan ditindaklanjuti oleh BPJS Kesehatan.

Sebelumnya, pasien korban kecelakaan yang bernama Nur Fajri Vanza javier (14), yang membutuhkan tindakan operasi mulutnya.

Namun oknum dokter di RS BW tersebut meminta keluarga korban untuk membayar biaya rumah sakit terlebih dahulu atau DP minimal 50% baru bisa dilakukan tindakan medis operasi rahang pasien.

"Setelah dokter tersebut memberi penjelasan kami langsung di usir oleh oknum dokter tersebut," kata Ikhwan wahyudi (38), ayah pasien.

EDITOR

Firman Luqmanulhakim

TAGS


KOMENTAR