BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- BPJS Kesehatan akhirnya menjatuhkan sanksi berupa surat peringatan (SP) 1 kepada Rumah Sakit Urip Sumoharjo terkait dugaan penolakan pasien peserta BPJS Kesehatan yang dialami pasien Arjuna (48) warga Tulangbawang Barat.

Kepala Kantor BPJS Cabang Bandar Lampung Johana mengatakan setelah melalui beberapa tahap pemeriksaan pihaknya menyimpulkan menjatuhkan sanksi berupa SP1 kepada pihak Rumah Sakit Urip Sumoharjo.



"Kemarin kita turun, kemudian kita surati juga, dan sudah di balas, disimpulkan sanksi SP1," kata Johana ditemui usai peringatan HUT BPJS Kesehatan dikantornya, Minggu (15/7/2018).

Kabid Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Cabang Bandar Lampung, Mela menambahkan saat ini SP1 tersebut sedang di proses dan segera disampaikan ke pihak rumah sakit.

Jika SP1 sudah diberikan, pihak rumah sakit diberi waktu sepekan untuk memperbaiki pelayanan. Jika sampai tidak ada perbaikan atau mengulangi bahkan melakukan yang lebih parah lagi, maka akan diberi SP2, SP3, sampai pemutusan kerjasama. "Kami pantau terud dan kalau tidak berubah juga ya terpaksa kita putus kejasama," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR