BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung selama ini dinilai mengabaikan persoalan dan keluhan peserta serta kasus penolakan pasien BPJS oleh rumah sakit di Provonsi Lampung.

Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung Eli Wahyuni menjelaskan BPJS Kesehatan selama ini memang tidak pernah menjatuhkan sanksi terhadap rumah sakit yang dikeluhkan pasien BPJS. Sehingga hal hal yang membuat pasien BPJS tidak terlayani masih terus terjadi, karena tidak ada tindakan tegas atau sanksi dari BPJS terhadpa rumah sakit.



"BPJS ini kan arogansi, seperti kemarin kasus di RS Immanuel, membatasi 25 pasien BPJS setiap hari, setelah di konfrontasi BPJS bilang tidak pernah membatasi dan membuat peraturan seperti itu, kalau begitu kasih sanksi dong RS Immanuel. Tapi kan nyatanya tidak ada sanksi apapun," kata Eli Wahyuni, Rabu (11/7/2018).

Kini terjadi lagi kasus yang menyangkut pasien BPJS dirumah sakit lainnya. Sekali lagi BPJS Kesehatan lamban, terkesan mengabaikan kasus penolakan pasien tersebut. Jika ini terus dibiarkan dan tidak ada sanksi maka tidak menutup kemungkinan hal serupa akan terulang dirumah sakit lainnya.

"Sebenarnya banyak keluhaan masyarakat terkait penyelenggaraan pelayanan BPJS Kesehatan ini, mulai dari yang sosialisais gak jelas, peraturan baru gak jelas, samlai ada persoalan seperti ini juga tidak jelas tindak lanjutnya. Makanya nanti kami akan panggil BPJS. Ini bisa jadi preseden buruk, tindakan BPJS terhadap rumah sakit apa, harus ada dong," kata dia.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR