KRUI (Lampost.co)--Usai ditemukannya jasad korban nelayan yang tenggelam saat melaut di perairan laut pantai Tanjung Setia,  Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, pada Minggu (8/7/2018), pemerintah setempat berikan bantuan kepada keluarga korban. 

Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah  (BPBD) Pesisir Barat,  bantuan untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan oleh almarhum Syaiful bin Alani (40) diberikan. Korban tenggelam tersebut meninggalkan 1 orang istri dan 3 orang anak.  
Kepala BPBD setempat, Syaifullah Amir, mengatakan selain memberikan bantuan kepada keluarga korban, pihaknya juga menghibur keluarga yang ditinggalkan.  “Hari ini kami menyampaikan beberapa hal kepada keluarga korban,  pertama rasa turut berduka yang sangat mendalam dari pimpinan Kabupaten Pesibar. Kedua, menyampaikan bantuan kedinasan. Dan Ketiga, menyampaikan santunan dari Bupati Pesisir Barat,” jelasnya, Senin (9/7/2018). 
Selain itu,  berdasarkan arahan dari Bupati Agus Istiqlal, bahwa untuk secepatnya pihak keluarga korban dapat mengurus asuransi jiwa nelayan, sehingga dapat menambah meringankan beban keluarga untuk dapat terus memenuhi kebutuhan ekonomi.  “Dan terakhir pesan pak Bupati, agar pihak terkait segera mengurus asuransi jiwa nelayan sesuai ketentuan dan umumnya dengan kisaran nilai Rp40 juta hingga Rp200 juta,” ujarnya.  

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR