KRUI (Lampost.co) -- BPBD Kabupaten Pesisir Barat menggelar rapat koordinasi dengan berbagai pihak dalam upaya pemberdayaan kelompok masyarakat dalam upaya pengurangan resiko bencana di Gudang Logistik BPBD, tempat pelelangan ikan (TPI) Kelurahan Pasar Kota, Kecamatan Pesisir Tengah, Selasa (16/4/2019).

Kepala BPBD Kabupaten Pesisir Barat Syaifullah mengatakan Pesisir Barat merupakan wilayah rawan bencana. Dengan kegiatan itu diharapkan dilakukan pembentukan tim siaga bencana pekon (TSBP)  di 116 pekon dan dua kelurahan yang ada di Pesisir Barat dengan fasilitas yang lengkap.



"Hal itu sangat dibutuhkan mengingat saat ini masih minimnya jumlah personel BPBD di kabupaten ini. Analisa ancaman bencana alam terkait kondisi wilayah kabupaten Pesisir Barat sepanjang sekitar 210 km di pantai barat Sumatera, rutinitas pergeseran lempengan patahan Asia dan Australia di laut Samudra Indonesia yang ada ditempat itu, dan sejarah Pesisir Barat yang berpotensi terjadi tsunami," kata dia.

Menurutnya, dengan pembentukan TSPB jika terjadi laporan akan cepat diterima, sehingga penanggulangan juga lebih cepat. "Sesuai program Pemkab dalam hal ini pak Bupati tentang mitigasi bencana alam. Mengembangkan sikap gotong royong, mengurangi pungli, meningkatkan kesiagaan desa terhadap bencana alam, juga saat lomba desa maka di tiap desa pekon sudah ada TSBP, " kata Syaifullah.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR