KABUL (lampost.co) -- Empat orang tewas dalam sebuah ledakan bom di Kabul, Afghanistan, Senin (30/4/2018). Ledakan kedua terjadi tak lama setelahnya.

Juru bicara kepolisian Kabul Hashmat Stanikzai mengonfirmasi kepada AFP bahwa ledakan kedua terjadi beberapa menit usai yang pertama. Ledakan kedua terjadi di tengah kerumunan awak media.



"Ledakan kedua terjadi di area yang sama. Kami tidak tahu dari mana ledakan itu, tapi terjadi di tempat yang sama," ujar jubir Kementerian Dalam Negeri Afghanistan Najib Danish.

Menurut keterangan Kemendagri Afghanistan, ledakan pertama dilakukan seorang pelaku yang mengendarai sepeda motor. Ledakan tersebut menewaskan empat orang dan melukai lima lainnya.

Danish mengatakan serangan pertama terjadi sebelum pukul 08.00 pagi waktu setempat, di dekat markas badan intelijen Afghanistan.

Serangan terjadi beberapa hari usai kelompok militan Taliban mendeklarasikan operasi tahunan musim semi mereka. Deklarasi tersebut dipandang sebagai bentuk penolakan Taliban terhadap tawaran dialog damai dari pemerintah.

Dalam deklarasinya, Taliban bertekad memfokuskan serangan terhadap pasukan Amerika Serikat dan "para agen intelijennya" beserta semua "pendukung internal."

 

EDITOR

Ricky Marly

TAGS


KOMENTAR