KALIANDA (Lampost.co) -- Komitmen pemberantasan narkoba, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung  sepanjang tahun 2018, terbukti. Pasalnya, sebanyak 19 bandar narkoba ditembak, lima diantarannya tewas. 

Kepala BNNP Lampung Brigjenpol Togam Sinaga mengatakan, seluruh komponen masyarakat sangat mendukung langkah pemberantasan narkoba dengan tindakan tegas. 



"Semua komponen masyarakat saya tanya, menghadapi bandar narkoba harus ditembak mati," kata dia, saat acara Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2018 di Loka Rehabilitasi Kalianda, Lampung Selatan, Kamis (12/7/2018).

Dijelaskannya, sepanjang 2018 delapan sindikat narkoba berhasi diungkap termasuk di dalam jaringan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kalianda. 

"Dari kasus itu terdapat 21 tersangka, 19 diantaranya di tembak dan lima mati," ujarnya. 

Tersangka yang lolos dari tembakan petugas, kata dia, ternyata dituntut mati oleh Kejaksaan dan selanjutnya divonis mati oleh hakim di pengadilan. 

"Jadi ini membuat saya nambah semangat dalam memberantas narkoba, karena semua ikut berperang melawan narkoba," ujarnya.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR