KALIANDA (Lampost.co)--Badan Nasional Narkoba Provinsi (BNNP) Lampung menggeledah tiga tempat di Kalianda, Lampung Selatan, terkait keterlibatan peredaran narkoba di Lembaga Pemasyarkatan setempat. 

Penggeladahan tersebut untuk mengusut keterlibatan Kepala dan dua orang sipir LP kalianda, terkait beredarnya Narkoba yang digrebek BNNP Lampung, pada Minggu lalu.
Satu rumah Dinas Kepala LP dan dua rumah indekos sipir digeledah rombongan BNNP Lampung. Tidak ada satupun barang yang disita dari penggeledahan di tiga tempat tersebut. 
"Tadi kami periksa KPLP Kalianda dan dua sipir yang berjaga malam itu, di kantor BNN Lampung Selatan, selanjutnya lakukan penggeledahan kesini," ujar plt. Kabid Berantas BNNP Lampung, Richard PL Tobing, Jumat (11/5 /2018). 
Dijelaskannya, tidak ada barang yang disita dari rumah dinas tersebut, pihaknya hanya meminta foto copy empat nomor rekening milik Kepala LP Kalianda. 
"Empat nomor rekening BCA, Mandiri, BRI dan BNI sudah kami minta," katanya. 
Setelah lakukan pemerikasaaan di rumah dinas Kepala Lembaga Pemasyarkatan Kelas II A Kalianda, BNNP Lampung melanjutkan penggeladahan rumah indekos Alvin dan Fadek sipir yang berjaga pada waktu kejadian Minggu malam kemarin. 
"Dua orang sipir ini piket malam kejadian, mereka rekannya Oksa yang sudah kami amankan," ujar dia. 
Pemeriksaan dan penggeledahan dilakukan untuk mengetahui keterlibatan mereka terhadap peredaran narkoba yang dikendalikan salah seorang napi yang berada didalam LP tersebut.  "Pemeriksaan dan penggeladahan untuk ungkap jaringan narkoba ini," ujarnya. 

PENULIS

Perdhana Wibysono

TAGS


KOMENTAR