BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Presiden Republik Seychelles, Afrika Timur, Danny Faure menerima delegasi BNN Indonesia, Senin (18/3). Kunjungan itu mengeksplorasi pertukaran potensial antara kedua negara di bidang pencegahan dan rehabilitasi narkoba.

Kunjungan resmi itu langsung dipimpin Kepala BNN, Komjen Heru Winarko. Selain Presiden delegasi Indonesia itu juga diterima Sekretaris Negara untuk Badan Pencegahan Penyalahgunaan dan Rehabilitasi Narkoba,  Patrick Herminie. 



Presiden Faure saat penyambutan itu menyatakan penghargaannya yang tulus atas hubungan lama dan bersahabat yang ada antara Seychelles dan Indonesia. Khususnya kerja sama baru yang berfokus pada memerangi perdagangan dan rehabilitasi narkotika.

"Atas nama Pemerintah dan orang-orang Seychelles, saya ingin mengucapkan terima kasih karena telah setuju untuk mendukung kami dalam hal ini (pemberantasan narkoba, red)," kata Faure.

Pertemuan itu menjadi kesempatan delegasi Indonesia berbagai pengalamannya tentang pengalaman teknis dan sistem mereka untuk tidak hanya menangani pencegahan dan rehabilitasi narkoba. Tetapi juga meminimalkan masuk dan suplai obat-obatan ke pulau-pulau mereka.

Sebagai bagian dari kunjungan resmi, delegasi juga bertemu dengan pejabat kunci Badan Pencegahan Penyalahgunaan dan Rehabilitasi Narkoba Seiselensa. Mereka  membahas potensi dukungan untuk Pusat Rehabilitasi Narkoba Seychelles termasuk tenaga kerja, pelatihan, program pertukaran untuk memulihkan pecandu, dan persediaan peralatan. Delegasi tersebut juga akan mengunjungi Cap Ternay, lokasi yang diusulkan dari pusat rehabilitasi di Seychelles. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR